$type=carousel

Bupati Bagikan Sertifikat Program PTSL BPN

Bupati Pati Haryanto hari ini membagikan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat di tiga desa...


Bupati Pati Haryanto hari ini membagikan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat di tiga desa berbeda.

Ketiga desa yang dimaksud ialah Desa Arumanis Kecamatan Jaken, Desa Srikaton Kecamatan Jaken, dan Desa Trimulyo Kecamatan Juwana.

Untuk pembagian sertifikat sendiri pertama di Desa Arumanis dengan jumlah 1.063 sertifikat dibagikan.

Kedua di Desa Srikaton dengan jumlah 384 sertifikat dibagikan.

Dan ketiga di Desa Trimulyo berjumlah 300 sertifikat yang dibagikan.

Adapun untuk pelaksanaan pembagian sertifikat dilaksanakan di masing masing balai desa.

Bupati Haryanto di hadapan para penerima sertifikat program PTSL mengatakan bahwa banyak masyarakat penerima program PTSL yang telah memberikan apresiasi.

"Kalaupun ada satu dua warga yang tidak puas, itu merupakan salah satu hal yang wajar. Namum secara umum, bahwa program PTSL ini termasuk meringankan masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya mahal melalui program reguler yang juga membutuhkan waktu lama", jelasnya.

Menurutnya, pihak yang sering turun ke jalan lah yang sebenarnya mengetahui apa yang diterima masyarakat.

"Rata - rata masyarakat mengungkapkan bahwa mereka bersyukur dengan adanya program ini", ujarnya.

Pihaknya mewakili desa - desa, mengucapkan terima kasih sebab banyak desa yang merekomendasikan kepadanya untuk mendapat jatah PTSL.

Sedangkan untuk menyelesaikan dan menuntaskan program tersebut tentunya, menggunakan tenaga manusia yang mana menghabiskan waktu, tenaga dan pikiran.

Menurut Haryanto, selain biayanya jauh lebih murah dibanding reguler, mengurus sertifikat tanah melalui program PTSL juga lebih cepat.

Sebab, lanjutnya, ada target waktu dalam pelaksanaan program ini.

Sementara itu Kepala BPN Pati Yoyok Hadimulya Anwar mengucapkan, terima kasihnya atas keikutsertaan Bupati Pati bersama Forkopimda dalam penyerahan sertifikat PTSL di tiga wilayah tersebut.

"Saya juga berterima kasih kepada rekan - rekan kerja saya yang membantu siang malam demi terselesainya program PTSL ini", ujarnya.

Menurut Yoyok, program PTSL ini terlaksana lantaran kerja keras dan upaya tiap kepala desa agar warga desanya bisa terbantu dengan pengurusan sertifikat tanah.

Dengan adanya program ini, warga memiliki tanah secara legal dan sah secara hukum.

"Kami berharap bahwa sertifikat yang telah diterima oleh bapak ibu sekalian dapat bermanfaat kedepannya", pungkasnya. (fn4/FN /MK)







tenaga manusia yang mana menghabic vskan waktu, tenaga dan pikiran.

Menurut Haryanto, selain biayanya jauh lebih murah dibanding reguler, mengurus sertifikat tanah melalui program PTSL juga lebih cepat.

Sebab, lanjutnya, ada target waktu dalam pelaksanaan program ini.

Sementara itu Kepala BPN Pati Yoyok Hadimulya Anwar mengucapkan, terima kasihnya atas keikutsertaan Bupati Pati bersama Forkopimda dalam penyerahan sertifikat PTSL di tiga wilayah tersebut.

"Saya juga berterima kasih kepada rekan - rekan kerja saya yang membantu siang malam demi terselesainya program PTSL ini", ujarnya.

Menurut Yoyok, program PTSL ini terlaksana lantaran kerja keras dan upaya tiap kepala desa agar warga desanya bisa terbantu dengan pengurusan sertifikat tanah.

Dengan adanya program ini, warga memiliki tanah secara legal dan sah secara hukum.

"Kami berharap bahwa sertifikat yang telah diterima oleh bapak ibu sekalian dapat bermanfaat kedepannya", pungkasnya. (fn4/FN /MK)



150 Sertifikat Dibagikan di Desa Lengkong

Kamis (21/11) Bupati Pati Haryanto menyerahkan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019 di Aula Desa Lengkong, Kecamatan Batangan. 150 sertifikat diserahkan di balai desa setempat.

Kepala Desa Lengkong Yashadi mengatakan, terhitung sejak Tahun 2016, Desa Lengkong telah empat kali berturut-turut mendapatkan program PTSL. Pada Tahun 2016, 50 bidang tanah di Desa Lengkong telah tersertifikasi melalui PTSL.

"Kemudian Tahun 2017, 150 bidang. 2018, 200 bidang. Lalu 2019 ini 150 bidang. Hingga kini, tanah di Desa Lengkong yang belum bersertifikat tinggal antara 20-25 bidang," ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati Yoyok Hadi Mulyo Anwar mengatakan, Desa Lengkong bisa mendapat program PTSL empat tahun berturut-turut ialah atas kerja keras seluruh perangkat desa.

Ia menjelaskan, sertifikat PTSL ini merupakan bukti sah kepemilikan tanah yang akan dimiliki secara turun-temurun. Program ini dapat meminimalisasi risiko adanya sengketa tanah. Sebab, dalam sertifikat batas tanahnya jelas, nama pemiliknya jelas, dan seterusnya.

"Pada Tahun 2023, ditargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Pati telah terdaftar dan bersertifikat," ungkap Yoyok.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, dalam program PTSL ini, tidak semua desa bisa dapat sekaligus. Meski para kades sudah berusaha agar warganya terakomodasi, pelaksanaannya tetap tidak bisa sekaligus, mesti bertahap.

Ia menegaskan, PTSL merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat. Kalau tidak melalui program ini, biaya pengurusan tanah sangat mahal.

Mengetahui banyak di antara masyarakat setempat yang bermata pencaharian sebagai petani maupun pedagang garam, Haryanto mempersilakan mereka menggadaikan sertifikat tanah untuk mendapat tambahan modal.

"Bisa untuk nyetok garam, misalnya. Sekalipun sekarang harga garam sedang turun, siapa tahu nanti naik. Karena perdagangan komoditas memang naik-turun. Namun, saya doakan harga garam segera naik," pungkas Bupati. (po3/PO/MK)

150 Sertifikat Dibagikan di Desa Lengkong

Kamis (21/11) Bupati Pati Haryanto menyerahkan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019 di Aula Desa Lengkong, Kecamatan Batangan. 150 sertifikat diserahkan di balai desa setempat.

Kepala Desa Lengkong Yashadi mengatakan, terhitung sejak Tahun 2016, Desa Lengkong telah empat kali berturut-turut mendapatkan program PTSL. Pada Tahun 2016, 50 bidang tanah di Desa Lengkong telah tersertifikasi melalui PTSL.

"Kemudian Tahun 2017, 150 bidang. 2018, 200 bidang. Lalu 2019 ini 150 bidang. Hingga kini, tanah di Desa Lengkong yang belum bersertifikat tinggal antara 20-25 bidang," ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati Yoyok Hadi Mulyo Anwar mengatakan, Desa Lengkong bisa mendapat program PTSL empat tahun berturut-turut ialah atas kerja keras seluruh perangkat desa.

Ia menjelaskan, sertifikat PTSL ini merupakan bukti sah kepemilikan tanah yang akan dimiliki secara turun-temurun. Program ini dapat meminimalisasi risiko adanya sengketa tanah. Sebab, dalam sertifikat batas tanahnya jelas, nama pemiliknya jelas, dan seterusnya.

"Pada Tahun 2023, ditargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Pati telah terdaftar dan bersertifikat," ungkap Yoyok.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, dalam program PTSL ini, tidak semua desa bisa dapat sekaligus. Meski para kades sudah berusaha agar warganya terakomodasi, pelaksanaannya tetap tidak bisa sekaligus, mesti bertahap.

Ia menegaskan, PTSL merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat. Kalau tidak melalui program ini, biaya pengurusan tanah sangat mahal.

Mengetahui banyak di antara masyarakat setempat yang bermata pencaharian sebagai petani maupun pedagang garam, Haryanto mempersilakan mereka menggadaikan sertifikat tanah untuk mendapat tambahan modal.

"Bisa untuk nyetok garam, misalnya. Sekalipun sekarang harga garam sedang turun, siapa tahu nanti naik. Karena perdagangan komoditas memang naik-turun. Namun, saya doakan harga garam segera naik," pungkas Bupati. (po3/PO/MK)

COMMENTS

$type=slider$snippet=hide$cate=0

Name

BUDAYA,20,CARI HOTEL PATI,1,DAERAH,5,DORINDO GORDYN,3,EKONOMI,39,Event,14,GAMBAR,1,Headline News,8,HUKUM,11,INFO KAMPUS PATI,1,INSPIRASI,20,Kabar desa,8,Karnaval,1,Kesehatan,18,KRIMINAL,4,Kuliner,3,LINTAS ISLAM,20,Musik,1,Nasional,3,Objek Wista,4,OLAHRAGA,14,Pemerintah,41,PENDIDIKAN,22,Peristiwa,12,PERTANIAN,7,POLITIK,26,PPERTANIAN,1,Religi,12,SEJARAH,11,SOSIAL,32,TEKNIK SIPIL,3,Wanita,2,WISATA,4,
ltr
item
patiposnews: Bupati Bagikan Sertifikat Program PTSL BPN
Bupati Bagikan Sertifikat Program PTSL BPN
https://1.bp.blogspot.com/-cT0kAcWPKx8/XdaQ3jTqyoI/AAAAAAAAC34/YO0xHz3GjNMMuD4r3ONLsB9_77vukeWjgCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20191121-WA0018.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-cT0kAcWPKx8/XdaQ3jTqyoI/AAAAAAAAC34/YO0xHz3GjNMMuD4r3ONLsB9_77vukeWjgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20191121-WA0018.jpg
patiposnews
http://www.patiposnews.com/2019/11/bupati-bagikan-sertifikat-program-ptsl.html
http://www.patiposnews.com/
http://www.patiposnews.com/
http://www.patiposnews.com/2019/11/bupati-bagikan-sertifikat-program-ptsl.html
true
11647511441426113
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Teruskan Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy